Berita


Susila Dharma Indonesia menyambut ketua baru

Selamat kepada Rahaju Morris menjadi Ketua SD Indonesia Periode 2014-2018

Terima kasih khusus kepada mantan ketua
Ariana Susanti telah bergabung dengan SD Indonesia sejak 1990 dan pertama kali mendapat tugas sebagai ketua pada tahun 1997, setelah sebelumnya mempelajari tantangan dan manfaat kerja sosial. Kesibukan di luar memaksanya mundur dari SD Indonesia tahun 2001. Meskipun demikian ia tetap menyibukkan diri dengan kegiatan sosial enterprise dan bisnisnya. Tahun 2007 terjadi perubahan status SD Indonesia dari yayasan menjadi perkumpulan di tahun 2007 dan Ariana sebagai pendiri sekaligus bersedia memimpin SD Indonesia.

Dalam acara selamatan di Jakarta, Ariana mengungkapkan keyakinannya bahwa Purnama akan mampu melanjutkan tugas ini dengan menciptakan jaringan asosiasi yang kuat dan melibatkan lebih banyak kaum muda dalam organisasi.

Namun masa bhakti Purnama sebagai Ketua SDI-pun habis, dan selanjutya estafet kepemimpinan di lanjutkan oleh Rahaju Morris dengan komposisi personel yang baru dan lebih segar dengan harapan bisa lebih meningkatkan peran dan fungsi SDI kedepan dengan dukungan sumber daya manusia yang muda-muda.

Ariana sangat menikmati waktunya sebagai ketua dan menceritakan bagian yang disukainya adalah belajar budaya yang berbeda dan mampu menolong orang lain. Menurutnya, “Hidup seperti saluran, semakin banyak memberi maka semakin banyak yang akan diperoleh…”

Ariana masih akan membantu, khususnya dalam program bantuan air bersih bagi masyarakat Indonesia kerjasama dengan Planet Water Foundation dan juga tetap menjadi anggota pengurus Susila Dharma International Association.

Selamat datang kepada ketua baru
Selamat kepada Rahaju Morris yang bersedia melanjutkan karya sosial SDI lebih baik lagi untuk waktu yang akan datang.

Posisi ketua tergantung pada pemilihan yang dilakukan setiap empat tahun. Biasanya dipilih dari anggota pengurus karena mereka sudah memahami keunikan SD Indonesia dan sudah terjalin hubungan yang kuat. Rahaju telah melibatkan lebih banyak kaum muda dan berharap dalam pemilihan mendatang akan ada generasi baru yang mengambil alih tugas SD Indonesia.