Bantuan Darurat dan Pemberdayaan Ekonomi | Pengembangan Masyarakat | Pendidikan | Kesehatan | Bantuan Keluarga

 

 

Pengembangan Masyarakat

Aceh Community Centre (YUM)

Tahun 2004 bencana tsunami melanda Banda Aceh dan menghancurkan wilayah beserta penduduknya. YUM mendirikan Aceh Community Centre untuk membantu komunitas membangun kembali hidupnya. Target utamanya adalah kaum wanita dan anak-anak, membantu di bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan keluarga bagi masyarakat di sembilan desa. Pelayanan yang ada meliputi kesehatan dan kesejahteraan keluarga, bantuan mikro kredit, anak asuh dan kegiatan pembelajaran yang kreatif bagi anak-anak

Selain itu, yang lebih penting Community Centre juga menyediakan tempat pertemuan sosial masyarakat dan anak-anak juga dapat melakukan kegiatan di sana.

Sejak berdiri pada tahun 2005, Centre sudah berhasil membantu banyak orang. Secara keseluruhan Centre dibiayai oleh The Japan National Council of Social Welfare dan merupakan model yang baik bahwa proyek dapat berjalan lancar dengan dukungan keuangan yang berkelanjutan.

Pengembangan Konservasi Hutan, Kalimantan  Tengah (YTS)

Konservasi merupakan masalah penting di Indonesia, terutama di wilayah seperti Kalimantan yang kaya dengan sumber daya alam dan berpotensi mengalami kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam.

Anggota SDI, Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) yang berlokasi di Kalimantan Tengah membuat program untuk menyelamatkan lingkungan yang unik dan terancam di wilayah ini.

YTS telah bekerjasama dengan WWF dalam program ‘Heart of Borneo’ dengan tujuan mneyelamatkan 22 juta hektar tanah melalui mobilisasi sumber daya untuk melindungi wilayah dengan biodiversiti yang sangat bernilai. 

Kesadaran Lingkungan, Kalimantan Tengah (YTS)

Anggota SDI, Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) juga turut serta dalam menggalang kesadaran lingkungan di Kalimantan Tengah.

YTS berkolaborasi dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) Global Mercury Project dalam masalah penggunaan air raksa di wilayah Kereng Pangi, Tengah Kalimantan.

Tujuan utama dari program ini adalah mengoptimalkan proses penggalian secara keseluruhan. Selain mendorong penggunaan air raksa yang aman dan bertujuan meningkatkan pendapatan penambang, program ini juga mengurangi penggunaan air raksa di lingkungan hidup dengan mengenalkan teknologi daur ulang dan menganjurkan penggunaan yang minimalis. 

Program ini meliputi kampanye pendidikan untuk menggalang kesadaran akan bahaya penggunaan air raksa yang berlebihan, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil. Pendidikan ini diimplementasikan melalui koordinasi yang komprehensif dengan sejumlah sekolah, pusat kesehatan, masyarakat, toko emas dan penambang.