PERUBAHAN SUHU BUMI SETIAP TAHUN
Saat ini bumi kita dalam kondisi mengkawatirkan, global warming menyebabkan perubahan iklim bumi dan berdampak pada penurunan kualitas udara, air, dan tanah. Hal ini tentunya merupakan dampak terstruktur industrialisasi produk kebutuhan manusia dari produk pangan, sandang, dan papan hingga kebutuhan turunan lainnya yang penerapannya masih kurang sempurna dalam memperhatikan lingkungan, seakan melupakan bahwa bumi yang tidak hanya dimiliki oleh manusia saja. Eksistensi makhluk lain salah satunya yaitu tumbuhan dengan ekosistem kompleksnya yaitu hutan hampir dan telah sebagaian dilupakan fungsinya dan secara berangsur-angsur tergerus oleh kebutuhan manusia.
Alih fungsi lahan, kebakaran hutan, serta kebijakan yang tidak mendukung lingkungan memberikan dampak yang menyesengsarakan manusia saat ini dan dikemudian hari. Banjir, polusi udara dan berbagai dampak buruk lainnya akan terus meningkat jika tidak ada tindakan pencegahan sedari sekarang. Padahal hutan adalah bagian dari kita manusia, bahwa hutan adalah salah industri besar yang diciptakan Tuhan YME untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia untuk menghirup udara dan meminum air yang telah dimurnikan yang saat ini kita istilahkan sebagai proses alam.
Hutan sebagai regulasi iklim yang turut membantu menstabilisasi iklim global dan membantu penyerapan karbondioksida dari atmosfer, serta fungsi khususnya yaitu penghasil oksigen, mengatur siklus air, pengendali erosi tanah, dan menjadi habitat dari keanekaragaman hayati makhluk hidup.
-
1 POHON, 1000000 KEBAIKAN!
“Tuhan YME menciptakan wadah ruang untuk manusia hidup sebelum manusia itu diturunkan untuk menikmatinya, termasuk hutan dengan berbagai macam sumber kehidupan bagi manusia. Maka itu, generani saat ini hingga selanjutnya memerlukan pemahaman lebih lanjut mengenai hal ini dan mulai merajut kehidupan bersama hutan dalam membangun peradaban yang sempurna. Oleh karena itu, diperlukan sebuah gerakan dan wadah untuk memulai untuk saling berkontribusi dalam memaknai pemahaman-pemahaman tentang hutan dikemudian hari.”
